Selasa, 15 November 2011

Gong Perdamaian Dunia di KTT ASEAN

Gong berukuran raksasa, yang disebut sebagai Gong Perdamaian Dunia, dipasang di lokasi tempat akan dilaksanakannya KTT ke-19 ASEAN di Nusa Dua, Bali. Gong ini memaknai pentingnya perdamaian dunia dalam momentum perhelatan akbar negara-negara anggota ASEAN, yang juga akan diikuti negara-negara mitra wicara ASEAN.
“Perdamaian dunia merupakan imbauan bagi semua bangsa di muka bumi. Hentikan permusuhan dan memulai sebuah perdamaian serta merenungkan kembali arti hidup damai,” kata Ketua Pelaksana Hari Perdamaian Dunia 2011 Willem Rampangilei, di sela-sela pemasangan gong  di depan Kampung Industri, Nusa Dua, Jumat (11/11).
Gong Perdamaian Dunia di Nusa Dua ini merupakan gong ke-43, sekaligus terbesar yang pernah diluncurkan di sejumlah negara, seperti Ukraina, China, Laos, India, dan Mozambik. “Gong Perdamaian Dunia ini memiliki arti strategis mengingat Bali dikenal sebagai Island of Peace,” kata Willem.
Sebelumnya, pemantauan Info Publik di sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai, sempat terjadi kemacetan saat petugas membawa gong menuju kawasan Nusa Dua. Sejumlah aparat keamanan tampak berjaga-jaga di sepanjang jalur yang juga menghubungankan Bandara Internasional Ngurah Rai menuju lokasi akan dilaksanakannya KTT ASEAN, 17-19 November 2011.
Sementara itu, pengamanan ekstra ketat juga diberlakukan di Bandara Internasional Ngurah Rai. Mulai dari protokoler, pengamanan delegasi, hingga pengamanan di areal angkasa.  PT Angkasa Pura I sudah membuat Posko Angkasa Pura. "Pengendali pengamanan di angkasa adalah Komando Sektor Pertahanan Udara II," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Purwanto.
Dalam beberapa hari ke depan, aktivitas pengunjung di areal-areal tertentu, seperti ruang VVIP maupun yang berdekatan dengan keberadaan pesawat, akan dibatasi. Pihak Angkasa Pura I juga menambah petugas bea dan cukai serta imigrasi. (dry)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar