Sabtu, 19 November 2011

Obama: Kesepakatan Lion dan Boeing Hasilkan 100.000 Pekerjaandi AS

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut kesepakatan bisnis antara sebuah perusahaan AS dan satu maskapai nasional Indonesia sebagai kesepakatan bisnis yang besar.

"Dan apa yang kita lihat di sini, kesepakatan bernilai miliaran dolar antara Lion Air, salah satu maskapai penerbangan dengan pertumbuhan tercepat tidak hanya di wilayah ini, namun di dunia dan Boeing akan menghasilkan lebih dari 100.000 pekerjaan di Amerika Serikat untuk jangka waktu panjang," kata Obama di sela-sela penandatanganan kesepakatan bisnis tersebut, Jumat (18/11).
Dia juga menegaskan bahwa AS memiliki investasi perdagangan dan peluang komersial yang luar biasa di kawasan Asia Pasifik. "Baik, saya hanya ingin membuat sebuah pernyataan singkat. Ini adalah contoh luar biasa dari investasi perdagangan dan peluang komersial yang ada di kawasan Asia Pasifik," katanya.
Obama mengatakan bahwa beberapa hari terakhir ini dia telah berbicara tentang bagaimana memastikan kehadiran di wilayah Indonesia yang dapat langsung berkaitan dengan lapangan pekerjaan di Amerika. "Ini merupakan kesepakatan bisnis terbesar, karena Boeing akan membuat lebih dari 200 pesawat terbang yang akan dijual. Pemerintah AS dan Ex-Im Bank, pada khususnya, menjadi kunci dalam memfasilitasi kesepakatan ini," katanya.
Obama mengucapkan terima kasih kepada para pejabat pemerintah yang berupaya agar hal ini terwujud. Ini merupakan salah satu contoh bagaimana pihaknya akan mencapai tujuan jangka panjang yang saya tetapkan, yaitu meningkatkan ekspor AS sebanyak dua kali lipat dalam beberapa tahun ke depan.
Khusus kepada Lion, Obama juga mengucapkan selamat atas keberhasilannya yang dinilainya luar biasa. "Saya juga memberi selamat kepada Boeing yang telah membuat pesawat terbang hebat, termasuk yang saya tumpangi ini," katanya.
Obama mengatakan penumpang di kawasan ini akan memperoleh manfaat dari maskapai penerbangan yang baik. "Selain itu, para pekerja kami di AS akan dapat memperoleh keamanan pekerjaan dan dapat menghasilkan produk yang bagus buatan Amerika," katanya.(MC ASEAN/dry)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar